Mimpi (1)

“Saya berkendara cepat mencoba lewati proyek pekerjaan di tengah jalan yang bikin macet, ada beberapa pekerja yang menarik selang pemadam kebakaran yg menutupi jalan, pekerja disisi lain sudah ingin minggir tp pekerja sisi satunya malah menyalakan air sehingga air berceceran kemana2, ternyata itu pekerjaan terahir dan dia ingin merayakannya. Jalan semakin macet dan pekerja itu memutar lagu-lagu metallica, ternyata ia mantan anggota band thrash metal yg lama kukenal, dan semua orang menyanyikan lagu-lagu metallica album-album awal, semua orang pogo slamdance termasuk yg terjebak macet. Kita bergembira, lagu disambung2 dengan asik layaknya DJ, tanpa jeda tiba-tiba dia memutar lagu folk dari Deu Galih. Perubahan mood itu menambah kesyahduan dari lagu deu galih. Saya berteriak “ANJIIIINGGGG!!” Sambil ketawa lepas, merasakan indahnya komposisi lagu yang tak terduga ini, dan saya melompat ke pojokan dimana ada teman2 saya dari jogja yg merupakan menejer dari DJ dadakan ini, saya memeluk dan memberi selamat, kita tertawa bersama.”

Hmmmm… Sepertinya saya rindu keramaian :(

Advertisements

3 responses to “Mimpi (1)

  1. orak yooo…
    aku ki cah “true to yourself”,
    dadi rak mungkin ngapusi.
    kekkekekekkk…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s